Selasa, 25 Oktober 2011

BELAJAR PIANO DASAR

BELAJAR PIANO DASAR


Assalamualaikum Wr, Wb, dengan mengucapkan Puji syukur yang sebesar besarnya kepada Allah SWT, Penulis dapat menyusun materi  blog tentang cara bermain piano untuk tingkat pemula atau persiapan blog ini disusun antara lain untuk membantu serta memudahkan pengertian teori awal maupun teknik bermain piano pada anak anak, remaja ataupun dewasa, sehingga nantinya untuk latihan praktek di alat musik piano, tidak menyulitkan, karena telah paham perletakkan not not balok pada kunci kunci yabg terdapat dalam bermain piano.

Tujuan penulis disini antara lain adalah membuat seseotrang dapat memainkan piano secara sederhana dan dapat dinikmati untuk diri sendiri maupun orang lain.

Pengalaman penulis selama memberikan les les piano, pada anak maupun remaja dan dewasa, banyak sekali menjumpai beberapa fenomena, bahwa siswa ingin memainkan sebuah lagu dalam waktu relatif singkat, oleh karenanya disini penulis mencoba, menyusun metode metode sederhana untuk latihan lagu pada piano yang relatif mudah dan cepat dipahami.

Terima kasih saya sampaikan mohon maaf jika ada kalimat atau pengertian yang susah dipahami dalam blog ini. SELAMAT BERLATIH

TANDA KUNCI

KUNCI G

· Kunci G adalah kunci yang bentuknya seperti kepala biola. Kunci G disebut juga kunci biola karena kunci G

ddigunakan untuk menuliskan nada-nada tinggi. Kunci G digunakan untuk menunjukkan letak nada G pada garis 
kkedua. Letak nada di garis paranada dengan kunci G

> Kunci G untuk menuliskan suara tinggi ( Sopran, Mezzo Sopran, Alto )
> Nada yang terletak pada garis ke 2 adalah nada g'


Pada Piano Kunci G (Treble Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kanan. Sedangkan kunci F (Bass Clef) biasa digunakan untuk not balok yang akan dimainkan oleh tangan kiri. Penggunaan kunci G dan kunci F secara bersamaan disebut juga grand staff.
Perbedaan kunci G dengan kunci F adalah pada letak-letak nadanya di garis paranada. 

KUNCI F
Kunci F adalah kunci yang biasa digunakan untuk menuliskan nada-nada rendah, maka kunci F disebut juga kunci Bass. Letak kunci F pada garis paranada ada di garis keempat, maka menunjukkan nada F di garis keempat. Letak nada di garis paranada dengan kunci F
> Kunci F untuk menuliskan nada rendah ( Alto, Tenor, Bariton)
> Nada yang terletak pada garis ke 4 adalah nada f




Lambang-Lambang Not Balok.

Not Penuh (1) = nada 4 ketuk. Gambar bulatan kosong.


Not Setengah (1/2) = 2 ketuk.Gambar bulatan kosong dengan tiang.


Not Seperempat (1/4) = 1 ketu. Gambar bulatan dihitamkan dengan tiang.


Not Seperdelapan (1/8) = 1/2 ketuk. Gambar bulatan dihitamkan, tiang, bendera 1.


Not Seperenambelas (1/16) = 1/4 ketuk.
Gambar bulatan dihitamkan, tiang, bendera 2.


Tanda Titik
Tanda titik ditempatkan di belakang not balok. Nilai tanda titik adalah setengah dari not di depannya. Bila not di depannya adalah not penuh (1) = 4 ketuk, maka tanda titik bernilai setengah (1/2) = 2 ketuk, dan seterusnya.
          4+2=6 ketuk              2+1=3 ketuk       11/2 ketuk   3/4 ketuk



Tanda Diam

Tanda diam adalah tanda yang melambangkan sebuah lagu harus berhenti baik di tengah maupun di akhir sebuah lagu. Tanda diam dalam notasi do, re, mi, dilambangkan dengan angka 0. Dalam not balok tanda diam mempunyai lambang-lambang sesuai dengan nilai atau lamanya diam.


Tanda diam 4 ketuk                2 ketuk        1 ketuk     1/2     1/4
 

Tempo dan Dinamik.
Cressendo < artinya lagu dinyanyikan menguat / mengeras.
De Cressendo > artinya lagu dinyanyikan melembut.
Vivace artinya gembira, hidup.
Adagio artinya amat sangat lambat.
Maestoso artinya khidmad, agung, dan mulia.
Con brio artinya semangat bergelora.
Allegreto artinya ringan, hidup, dan gembira.
ff = fortissimo artinya sangat keras.
pp = pianissimo artinya sangat lambat
p = piano artinya lambat/lembut


Pertama kali yang perlu diperhatikan dalam membaca not adalah kuncinya (clef). Kunci terletak di paling kiri garis paranada. Ada tiga macam kunci yaitu kunci G, kunci F, dan kunci C.
Kunci yang paling sering digunakan adalah kunci G dan kunci F. Pada kunci G, letak nada G adalah garis paranada yang dilewati lengkungan spiral kunci G. Sedangkan pada kunci F, letak nada F adalah garis paranada yang berada di antara dua titik kunci F.
Selanjutnya setiap naik 1 (memotong garis, kemudian di antara garis, dst), nada akan bertambah tinggi 1. Urutan nadanya adalah sebagai berikut:
C-D-E-F-G-A-B-C’ (terus berulang)
Di depan setiap not, terkadang ditambahkan simbol ? (flat/mol) dan ? (sharp/kres). ? akan menurunkan nada di sebelah kanannya sebanyak 1/2 nada. Sedangkan ? akan menaikkan nada di sebelah kanannya sebanyak 1/2 nada. Untuk mengembalikan nada yang telah turun/ naik dapat ditambahkan simbol ? (natural).
Jika sebuah nada diturunkan setengah, misalnya A, di sebelah kanan A akan ditambahkan simbol ?. Sehingga namanya berubah dari A menjadi A? yang dibaca As. Sebaliknya jika nada dinaikkan setengah, misalnya C, di sebelah kanan C akan ditambahkan simbol ? menjadi C? yang dibaca Cis.

Not-not bila dirangkai dapat membentuk sebuah lagu. Biasanya untuk menuliskan sebuah lagu, digunakan dua macam cara penulisan not yaitu dengan menggunakan not balok (bulatan-bulatan yang tersusun dalam garis paranada) dan not angka (dengan menggunakan angka).




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar